BERANI LANCAR, Tangani Rekonstruksi Jalan Tonusu – Meko

On Going Skema MYC

Wujud nyata program BERANI LANCAR yang digagas Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid terus didorong melalui pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan.

Salah satunya melalui proyek Rekonstruksi Jalan Ruas Tonusu–Meko (MYC) dengan panjang penanganan efektif 7,4 kilometer.

Proyek yang dilaksanakan melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah tersebut kini mencatat progres pekerjaan sebesar 18,32 persen.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Rekonstruksi Jalan Ruas Tonusu–Meko, Mahfud M. Natsir, menyampaikan perkembangan pekerjaan tersebut melalui keterangan tertulis.

Dalam pelaksanaannya, proyek rekonstruksi jalan Tonusu–Meko mencakup sejumlah item pekerjaan, yakni lapis pondasi Kelas A, lapis aspal beton Asphalt Concrete–Wearing Course (AC-WC), serta pekerjaan rabat bahu jalan.

Berdasarkan stripmap proyek, penanganan jalan mencakup sejumlah titik, di antaranya STA 0+000 sebagai awal paket pekerjaan, STA 2+600 dan STA 3+500 di Desa Toinasa, STA 4+600 di Desa Uranosari, serta STA 7+550 dan STA 13+300 di Desa Salukaia.

Peta pekerjaan juga menampilkan Desa Leboni dan Desa Meko di sepanjang koridor ruas tersebut.

Dokumentasi proyek memperlihatkan kondisi jalan pada sejumlah titik, mulai dari lokasi pekerjaan hingga bagian ruas yang telah beraspal.

Peta itu menjadi gambaran sebaran lokasi penanganan dalam proyek rekonstruksi jalan Tonusu–Meko.

Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan agar mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan konektivitas antarwilayah.

Melalui program BERANI LANCAR, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendorong peningkatan kualitas jalan sebagai salah satu penunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Infrastruktur jalan yang lebih baik diharapkan dapat memperlancar distribusi barang, memudahkan akses transportasi, serta mendukung kegiatan sosial dan ekonomi warga.

Rekonstruksi Jalan Ruas Tonusu–Meko menggunakan skema kontrak tahun jamak atau Multi Years Contract (MYC). Pelaksanaan pekerjaan dilakukan oleh penyedia jasa PT Kembar Maha Karya.

Dengan panjang penanganan efektif 7,4 kilometer, proyek ini menjadi salah satu pekerjaan infrastruktur jalan yang mendukung implementasi program BERANI LANCAR di Sulawesi Tengah.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang diharapkan terus mengawal pelaksanaan pekerjaan agar berjalan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak.

Progres fisik sebesar 18,32 persen menjadi gambaran perkembangan pekerjaan saat ini.

Tahapan berikutnya akan menentukan pencapaian target pelaksanaan rekonstruksi jalan tersebut.

Program BERANI LANCAR yang menjadi bagian dari agenda pembangunan Gubernur Anwar Hafid diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah melalui infrastruktur jalan yang lebih baik, aman, dan mendukung aktivitas masyarakat.***