Liga BRM Cup, Huntap 1 Tondo FC Tahan Imbang Arema FC

Arema FC yang di dominasi eks pemain Palu Putra dan Persipal, gagal melanjutkan tren kemenangan setelah di laga kedua babak penyisihan Group A ditahan imbang 1-1 oleh tim Huntap 1 Tondo FC di lapangan Desa Deasi Kecamatan Sidondo Kabupaten Sigi, Sabtu 29 Mei 2026.

Berawal dari aksi sang playmaker Fadil dan gelandang pengangkut air Yudin dari area tengah penyerangan, memberikan bola kepada Suaib Dg Mangala di sisi kiri, dengan sentuhan apik dan gocekan berhasil melewati Marwan bek kanan Arema FC kemudian dengan tendang kaki kiri mendatar Gali sapaan akrab Camat Tanambulava Kabupaten Sigi ini mampu memperdaya kiper Arema FC Balgis. Huntap Tondo FC memimpin lebih dulu atas Arema FC dengan skor 1-0.

Gol itu membuat Arema FC tersentak. Mereka perlahan mulai mengendalikan permainan, hingga datanglah momen krusial pada menit ke-20 saat Upik dilanggar oleh Agusman alias Ojo di kotak penalti.

Wasit yang memimpin pertandingan menunjuk titik putih dan Arja yang maju sebagai algojo menaklukkan kiper Huntap 1 Tondo Abdul Rajab yang sebenarnya sudah membaca arah tembakannya. Skor berubah menjadi 1-1.

Setelah menyamakan kedudukan, Arema FC banyak menciptakan peluang, bahkan mengurung pertahanan Huntap FC namun kurangnya kreativitas karena terlalu banyak melakukan umpan-umpang crosing membuat serangan mereka terbaca. Ini juga berkat pasukan asuhan Moh Irsan Irawadi tampil solid di lini belakanng

Usai pertandingan Manager Huntap 1 Tondo Uchok Riyanto RM merasa bangga karena bisa tahan imbang Arema FC di laga kedua. Padahal diketahui Arena FC dimotori beberapa pemain yang punya nama besar.

Uchok juga menyangkan kepemimpinan wasit yang dinilai sangat kontroversi dan merugikan Huntap FC. Karena

sebelumnya dimenit ke 15 , Suaib menciptakan gol melalui sundulan kepala setelah menerima crosing dari Idham Pontoh, namun gol tersebut dianulir wasit karena menganggap Suaib berada dalam posisi offside.

” Yah kami berharap kinerja wasit dilaga berikutnya lebih baik, lebih adil dan bijaksana, meski disadari bahwa turnamen ini hanyalah ajang membangun tali silaturrahim,” pungkasnya. AGS.