Era Baru PKB Sulteng Dibawah Nakhoda Risharyudi Triwibowo, Optimis Raih Kursi DPR-RI 

Era baru Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sulawesi Tengah ( Sulteng) ditandai dengan restrukturisasi kepengurusan, penguatan nakhoda baru, dan penyegaran. Bahkan dilanjutkan dengan mekanisme seleksi pimpinan cabang (DPC) yang kini lebih terpusat dan berbasis pada asesmen profesional untuk menghadapi kontestasi politik 2029 mendatang.

Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan komposisi dan personalia Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKV Sulteng untuk masa bakti 2026–2031. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 8193/DPP/1/2/2026 yang ditandatangani Ketua Umum PKB H. A. Muhaimin Iskandar dan Sekretaris Jenderal M. Hasanuddin Wahid di Jakarta, 14 Februari 2026.

Keputusan ini diambil setelah melalui tahapan organisasi, mulai dari Musyawarah Wilayah (Muswil) pada 10 Desember 2025 hingga proses uji kelayakan dan kepatutan calon ketua.

Dengan diterbitkannya SK tersebut, kepengurusan DPW PKB Sulteng periode 2021–2026 resmi dinyatakan berakhir.

Dalam struktur baru bahkan telah dikukuhkan, H Samerdan Munggeli dipercaya sebagai Ketua Dewan Syura, sementara Ketua Dewan Tanfidz diemban oleh Risharyudi Triwibowo yang akan memimpin operasional partai di Bumi Sulteng selama lima tahun ke depan.

Triwibowo, mengajak seluruh kader untuk menjaga soliditas internal partai. “Mari bergandengan tangan membangun keluarga, mari kita duduk bersama-sama, jika ada perselisihan jangan bawa ke media sosial,”pintanya.

Triwibowo pun optimis PKB akan meraih kursi DPR-RI dan DPRD Sulteng pada Pemilu 2029.

Ia menyebut pengalaman pada pemilu sebelumnya menjadi modal penting dalam menyusun strategi politik yang lebih efektif, meski enggan membeberkan secara rinci langkah yang akan ditempuh.

” Dengan komposisi kepengurusan PKB Sulteng saat ini, akan menjadi kekuatan tambahan dalam menghadapi kontestasi politik mendatang. Sekitar 60 persen pengurus berasal dari kalangan anak muda, serta didominasi perempuan dengan persentase yang sama,” paparnya, Selasa 31 Maret 2026.

Menurut Triwibowo, regenerasi tersebut tidak hanya sebatas pergantian usia, tetapi juga perubahan cara kerja partai agar lebih dinamis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda.

Olehnya ia mengajak seluruh kader untuk menjaga soliditas internal partai serta berperan aktif dalam mendukung program dan pembangunan daerah.

” Intinya konsolidasi organisasi dan kerja kolektif menjadi kunci utama dalam mewujudkan target politik PKB pada Pemilu 2029,” pungkasnya. *