Proyek ‘ Marka Kuning’ Pangimana Batui Deviasi Plus, Rencana PHO Di Desember

Paket Preservasi Jalan Nasional Pagimana-Biak-Dalam Kota Luwuk-Batui ini memiliki nilai pekerjaan sebesar Rp9.278.210.000. Proyek dikerjakan oleh CV Tanjung Lautan Api dan ditargetkan selesai pada Desember 2026.

Progres fisik paket preservasi jalan nasional di ruas Pagimana-Biak-Dalam Kota Luwuk-Batui kini mencapai 74,91%. Pekerjaan masih berjalan sesuai jadwal kontrak, meski pelaksanaan di lapangan menghadapi kendala cuaca.

Informasi tersebut disampaikan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Sulawesi Tengah Satker PIJN Wilayah III, Ibrahim Tjane, melalui pesan tertulis yang diterima media ini, Minggu 9 Agustus 2026.

Progres jalan Pagimana-Batui 2026 kini telah mencapai 74,91%. Angka tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam pelaksanaan proyek preservasi jalan nasional pada ruas Pagimana-Biak-Dalam Kota Luwuk-Batui.

Menurut Ibrahim Tjane, pekerjaan masih berjalan sesuai jadwal kontrak. Namun, kondisi cuaca menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Paket dengan nilai Rp9.278.210.000 tersebut masih menyisakan sejumlah pekerjaan yang harus dituntaskan hingga target akhir kontrak pada Desember 2026.

Dalam pekerjaan preservasi Jalan Nasional Pagimana-Batui, sejumlah item pekerjaan masih dikerjakan di lapangan.

Pekerjaan tersebut mencakup gorong-gorong kotak, rabat bahu jalan, patching, dan cutter aspal untuk lubang baru.

Patching menjadi salah satu pekerjaan dalam penanganan permukaan jalan. Sementara cutter aspal dilakukan untuk menangani titik lubang baru yang ditemukan pada ruas jalan tersebut.

Pekerjaan rabat bahu jalan dan gorong-gorong kotak juga menjadi bagian dari paket pekerjaan yang saat ini masih berjalan.

Pelaksanaan proyek Jalan Nasional Pagimana-Batui tidak sepenuhnya tanpa hambatan. Faktor cuaca menjadi kendala yang dihadapi selama pekerjaan berlangsung.

Meski demikian, progres fisik telah mencapai 74,91% dan pekerjaan masih berjalan sesuai jadwal kontrak.

Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam mengejar target penyelesaian pekerjaan hingga Desember 2026, terutama dengan masih adanya beberapa item pekerjaan yang harus diselesaikan.

Dengan progres fisik 74,91%, pekerjaan Jalan Nasional Pagimana-Batui 2026 masih terus berjalan.

Kontraktor CV Tanjung Lautan Api bertanggung jawab melaksanakan paket pekerjaan senilai Rp9.278.210.000 tersebut.

Target penyelesaian ditetapkan pada Desember 2026. Pekerjaan yang masih berlangsung meliputi gorong-gorong kotak, rabat bahu jalan, patching, serta cutter aspal untuk lubang baru.

Perkembangan Jalan Nasional Pagimana selanjutnya akan dipengaruhi kelancaran pekerjaan di lapangan, termasuk kondisi cuaca yang menjadi salah satu kendala proyek.***